Kondisi geografis Maluku yang terdiri dari ribuan pulau menghadirkan tantangan tersendiri bagi akses pelayanan publik, terutama dalam hal pengurusan administrasi kendaraan bermotor bagi masyarakat. Polres Ambon menghadirkan terobosan besar melalui layanan SIM Keliling Antarpulau untuk memastikan warga yang tinggal di wilayah terluar mendapatkan hak pelayanan yang sama dengan warga perkotaan. Menggunakan armada kapal cepat yang dilengkapi dengan perangkat pemrosesan data digital, petugas kepolisian mendatangi pulau-pulau kecil untuk melayani perpanjangan Surat Izin Mengemudi secara langsung di lokasi. Inovasi ini sangat membantu warga menghemat waktu dan biaya transportasi laut yang cukup mahal jika harus menuju pusat kota Ambon setiap kali membutuhkan layanan kepolisian.
Kehadiran layanan jemput bola ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh masyarakat di kepulauan yang selama ini merasa kesulitan menjangkau kantor Satpas. Melalui SIM Keliling Antarpulau, kepolisian berupaya meningkatkan kepatuhan hukum masyarakat dalam berkendara guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan-jalan antar-desa di pulau-pulau terpencil. Petugas tidak hanya melayani pendaftaran, tetapi juga memberikan edukasi singkat mengenai aturan keselamatan berkendara dan pentingnya memiliki dokumen resmi yang sah setiap hari. Dengan sistem yang sudah terintegrasi secara daring, proses verifikasi data tetap berjalan cepat dan akurat meskipun pengerjaannya dilakukan jauh dari markas komando utama di pusat kota.
Tantangan cuaca dan ombak laut yang tidak menentu tidak menyurutkan semangat para personel kepolisian untuk terus berkeliling dari satu dermaga ke dermaga lainnya demi tugas mulia. Fokus pada layanan SIM Keliling Antarpulau adalah perwujudan dari semangat Polri Presisi yang ingin menghadirkan negara di tengah-tengah masyarakat, bahkan di titik terjauh sekalipun di Maluku. Selain pengurusan SIM, kehadiran kapal pelayanan ini sering kali dimanfaatkan untuk melakukan dialog kamtibmas dengan para pemuka adat dan tokoh masyarakat di pesisir mengenai kondisi keamanan terkini. Polisi menjadi jembatan informasi yang efektif bagi warga pulau untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka secara langsung kepada petugas yang sedang berkunjung ke wilayah tersebut.
Inovasi digital di atas kapal memungkinkan pencetakan kartu SIM dilakukan secara instan, sehingga warga bisa langsung membawa pulang dokumen mereka tanpa harus menunggu berhari-hari lamanya. Dukungan teknologi dalam SIM Keliling Antarpulau membuktikan bahwa jarak geografis bukan lagi penghalang bagi profesionalisme pelayanan kepolisian di era modern yang serba cepat ini.
