Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polresta Ambon mengambil peran penting dalam program deradikalisasi. Mereka aktif melakukan pembinaan terhadap mantan narapidana terorisme (napiter) yang telah bebas. Upaya ini bukan hanya soal reintegrasi, tetapi juga untuk Perkuat Toleransi Warga di tengah keragaman masyarakat Ambon yang majemuk.
Program pembinaan ini berfokus pada penguatan ideologi Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan. Mantan napiter diajak untuk memahami kembali konsep hidup rukun dan damai. Tujuannya agar mereka dapat kembali menjadi bagian produktif masyarakat serta Perkuat Toleransi Warga Ambon, yang dikenal memiliki sejarah konflik.
Kegiatan yang dilakukan oleh Satbinmas meliputi dialog terbuka, pelatihan keterampilan, dan kegiatan sosial bersama masyarakat. Pendekatan humanis ini dirancang agar mantan napiter merasa diterima kembali. Langkah ini krusial untuk mencegah mereka kembali terjerumus pada paham radikal dan turut Perkuat Toleransi Warga.
Keterlibatan mantan napiter dalam kegiatan sosial, seperti kerja bakti dan bakti sosial, sangat ditekankan. Ini menjadi wadah interaksi positif antara mereka dengan lingkungan sekitar. Keberhasilan program ini akan sangat membantu Perkuat Toleransi dan menghilangkan stigma negatif yang selama ini melekat.
Kapolresta Ambon menegaskan bahwa reintegrasi sosial ini adalah langkah penting menuju kedamaian abadi. Pihaknya menjamin bahwa mantan napiter yang menunjukkan niat baik akan didukung penuh. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan mereka dapat berkontribusi positif pada keamanan dan Perkuat Toleransi.
Respons dari tokoh agama dan tokoh masyarakat di Ambon juga sangat positif terhadap program ini. Mereka siap menjadi mediator dan pendamping dalam proses pembinaan. Dukungan seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama keberhasilan upaya deradikalisasi komprehensif ini.
Program ini juga menyasar kelompok rentan lainnya agar tidak mudah terpapar paham ekstremisme. Satbinmas rutin menggelar penyuluhan di lingkungan pendidikan dan komunitas pemuda. Pencegahan adalah langkah terbaik untuk menjaga Ambon dari ancaman intoleransi dan paham kekerasan.
Melalui program kemitraan dan pembinaan ini, Ambon berharap dapat menjadi percontohan nasional. Keberhasilan reintegrasi mantan napiter secara damai akan menjadi simbol kuat. Hal ini menunjukkan bahwa persatuan dan Perkuat Toleransi adalah fondasi yang tak tergoyahkan.
