Kegiatan yang dinamakan Liga Sepak Bola Damai ini mendapatkan sambutan yang sangat antusias dari masyarakat. Ratusan pemuda dari berbagai penjuru kota mendaftarkan tim mereka untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini. Pihak kepolisian tidak hanya bertindak sebagai penyelenggara, tetapi juga hadir di tengah-tengah mereka sebagai sahabat dan pembina. Para Bhabinkamtibmas dilibatkan secara aktif untuk mendampingi tim-tim dari wilayah binaan mereka masing-masing. Kehadiran aparat dalam konteks yang santai dan penuh kegembiraan ini membantu mengubah persepsi masyarakat terhadap kepolisian, dari yang semula dipandang hanya sebagai penegak hukum menjadi mitra dalam membangun kebersamaan.
Selama kompetisi berlangsung, pesan-pesan perdamaian selalu disisipkan di setiap sela pertandingan. Pihak Polres Ambon menekankan bahwa kemenangan yang sesungguhnya bukanlah sekadar mencetak gol terbanyak, melainkan keberhasilan dalam menjaga persaudaraan meski dalam suasana kompetisi yang sengit. Budaya saling bersalaman dan menghargai keputusan wasit menjadi pelajaran berharga bagi para peserta mengenai bagaimana menghadapi konflik secara dewasa. Hal ini diharapkan dapat berdampak pada penurunan angka kriminalitas jalanan yang sering kali melibatkan anak muda, karena mereka kini memiliki wadah untuk mengekspresikan diri secara sehat.
Selain aspek keamanan, turnamen ini juga berdampak positif pada peningkatan ekonomi lokal di sekitar lokasi pertandingan. Banyak pedagang kecil yang mendapatkan keuntungan dari kehadiran penonton yang meramaikan stadion. Olahraga terbukti mampu menjadi penggerak sosial yang multidimensi. Kepolisian berharap bahwa semangat yang terbangun dalam Liga Sepak Bola Damai ini dapat terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari. Jika pemuda sudah memiliki kesadaran akan pentingnya kedamaian, maka stabilitas keamanan di wilayah Ambon akan tetap terjaga dengan sendirinya melalui penguatan solidaritas di tingkat akar rumput.
Kesuksesan penyelenggaraan acara ini membuktikan bahwa pendekatan yang humanis sering kali jauh lebih efektif dalam menciptakan ketertiban jangka panjang dibandingkan hanya mengandalkan tindakan represif. Ambon kini semakin dikenal sebagai kota yang ramah dan penuh dengan semangat rekonsiliasi. Melalui media olahraga, perbedaan yang ada justru menjadi kekayaan yang memperindah tatanan sosial masyarakatnya. Dukungan dari pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat turut memperkuat legitimasi dari program ini sebagai salah satu agenda rutin tahunan yang paling dinanti oleh warga Maluku.
