Ambon, kota yang kaya akan keragaman budaya dan sejarah, menyadari bahwa menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) membutuhkan pendekatan yang lebih dari sekadar patroli. Polres Ambon memimpin inisiatif Kolaborasi Kamtibmas yang Inovatif dengan secara aktif Merangkul Tokoh Adat dan Agama. Strategi ini menempatkan kearifan lokal dan nilai-nilai spiritual sebagai fondasi utama dalam memelihara kedamaian sosial.
Program Inovatif Kolaborasi Kamtibmas
Program Inovatif Polres Ambon dalam Kolaborasi Kamtibmas bertujuan untuk membangun kepercayaan publik dan menyelesaikan potensi konflik di tingkat akar rumput, sebelum masalah membesar. Merangkul Tokoh Adat dan Agama adalah kunci sukses program ini:
- Community Policing Forum (CPF) Berbasis Nilai: Forum ini secara rutin mempertemukan pimpinan Polres Ambon dengan Tokoh Adat dan Agama dari berbagai latar belakang. Diskusi tidak hanya membahas statistik kriminalitas, tetapi juga akar masalah sosial, seperti ketidaksetaraan atau isu tanah adat, yang sering menjadi pemicu konflik.
- Mediasi Adat dan Agama: Dalam kasus perselisihan kecil atau konflik antarkelompok, Polres Ambon mendelegasikan penyelesaian awal kepada Tokoh Adat dan Agama. Mereka bertindak sebagai mediator yang dihormati, menggunakan hukum adat dan ajaran agama untuk mencari penyelesaian damai yang dapat diterima oleh semua pihak. Ini adalah kolaborasi Kamtibmas yang efektif dan menghormati local wisdom.
- Edukasi Anti-Hoax dan Toleransi: Bersama Tokoh Agama, Polres Ambon meluncurkan program edukasi di rumah ibadah dan komunitas untuk mempromosikan toleransi beragama dan melawan penyebaran berita bohong (hoax) yang sering memicu konflik horisontal.
Merangkul Tokoh Adat dan Agama
Keberhasilan Kolaborasi Kamtibmas ini sangat terlihat dalam penurunan insiden konflik di Ambon. Polres Ambon menyadari bahwa kepatuhan masyarakat seringkali lebih didorong oleh nasihat dari Tokoh Adat dan Agama yang mereka hormati daripada sekadar peraturan kepolisian. Dengan Merangkul mereka, Polres Ambon mendapatkan legitimasi moral dan jangkauan yang lebih luas di tengah masyarakat.
Inisiatif Inovatif ini menjadi model bagaimana institusi keamanan dapat bekerja dalam harmoni dengan struktur sosial lokal. Polres Ambon telah membuktikan bahwa kemitraan strategis dengan Tokoh Adat dan Agama adalah cara paling ampuh untuk menjaga Kamtibmas secara berkelanjutan dan mendalam di wilayah yang memiliki sejarah konflik.
