Kota Ambon yang dikenal dengan julukan “City of Music” terus berupaya merawat perdamaian dan kerukunan melalui pendekatan budaya yang inklusif. Di tahun 2026, stabilitas keamanan wilayah ini menunjukkan tren yang sangat positif, menciptakan suasana yang mendukung bagi pertumbuhan ekonomi kreatif. Keadaan Kamtibmas Kondusif yang dirasakan saat ini bukanlah hasil dari kerja keras aparat keamanan semata, melainkan buah dari sinergi yang harmonis antara pihak kepolisian, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat yang menginginkan Ambon tetap aman dan nyaman bagi siapa pun.
Sebagai bentuk apresiasi dan upaya untuk terus menjaga harmoni tersebut, pihak kepolisian setempat berinisiatif merangkul generasi muda melalui jalur seni. Polres Ambon menyadari bahwa pemuda adalah motor penggerak perubahan yang memiliki energi kreatif luar biasa. Alih-alih hanya memberikan himbauan formal terkait keamanan, pihak kepolisian memilih untuk hadir di tengah-tengah mereka dalam balutan acara yang lebih cair dan menyenangkan. Pendekatan persuasif ini terbukti jauh lebih efektif dalam membangun kedekatan emosional dan menanamkan nilai-nilai positif kepada para remaja di wilayah Maluku.
Musik sebagai Pemersatu di Kota Manise
Program unggulan yang diluncurkan tahun ini adalah sebuah wadah kompetisi seni yang melibatkan berbagai komunitas lintas wilayah. Melalui gelaran Festival Musik ini, para pemuda diberikan panggung untuk menunjukkan bakat mereka dalam berbagai genre, mulai dari musik tradisional hingga modern. Kepolisian percaya bahwa ketika pemuda memiliki kanal yang tepat untuk mengekspresikan diri, potensi mereka untuk terlibat dalam aktivitas negatif seperti tawuran atau penyalahgunaan narkoba akan berkurang secara drastis. Seni musik menjadi bahasa universal yang mampu meruntuhkan sekat-sekat perbedaan dan menyatukan visi untuk membangun kota yang lebih baik.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi polisi untuk melakukan dialog dua arah dengan warga. Di sela-sela acara, disisipkan pesan-pesan mengenai pentingnya menjaga ketertiban umum dan cara-cara bijak dalam menggunakan media sosial. Inisiatif untuk mengajak para Pemuda Berkarya ini mendapatkan sambutan hangat dari berbagai kalangan, termasuk para orang tua yang merasa tenang karena anak-anak mereka terlibat dalam kegiatan yang produktif dan terpantau. Keberhasilan acara ini menunjukkan bahwa fungsi kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga berperan sebagai fasilitator pembangunan sosial dan karakter bangsa.
