Kota Ambon memiliki sejarah sosial yang panjang, dan upaya menjaga perdamaian yang berkelanjutan adalah prioritas utama bagi seluruh elemen masyarakat. Program Berdamai dengan Masa lalu merupakan inovasi dari Polres Ambon untuk memperkuat ikatan persaudaraan antarwarga melalui kegiatan positif. Olahraga dipilih sebagai media utama karena sifatnya yang universal dan mampu mencairkan suasana di daerah yang pernah memiliki potensi konflik. Dengan berkumpul di lapangan, batas-batas perbedaan mulai luntur, digantikan oleh semangat sportivitas dan kebersamaan yang tulus.
Dalam menjalankan misi Berdamai dengan Masa lalu, Polres Ambon rutin menyelenggarakan turnamen bola voli dan sepak bola antar kampung. Personel kepolisian tidak hanya bertindak sebagai pengamanan, tetapi juga ikut serta sebagai peserta atau wasit yang adil. Interaksi di lapangan ini menjadi ruang dialog informal yang efektif. Saat berkeringat bersama, warga yang berasal dari latar belakang berbeda mulai membangun komunikasi yang lebih sehat. Pesan-pesan kamtibmas disampaikan secara santai di sela-sela pertandingan, membuat warga merasa bahwa polisi adalah bagian dari komunitas mereka yang peduli pada keharmonisan sosial.
Inovasi Berdamai dengan Masa lalu ini juga menyasar generasi muda Ambon agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif yang beredar di media sosial. Melalui olahraga, energi pemuda disalurkan ke arah yang produktif. Polres Ambon menyadari bahwa perdamaian yang abadi tidak bisa dipaksakan melalui penegakan hukum semata, melainkan harus ditumbuhkan melalui rasa saling percaya. Turnamen-turnamen yang diadakan seringkali melibatkan tokoh agama dan tokoh pemuda setempat, menciptakan sebuah gerakan kolektif untuk menjaga “Manise” kota Ambon tetap damai dan tenteram bagi semua orang.
Dampak positif dari program Berdamai dengan Masa lalu sudah mulai terlihat dari menurunnya angka konflik antar kelompok di tingkat akar rumput. Olahraga telah berhasil menjadi jembatan rekonsiliasi yang sangat efektif. Warga kini lebih memilih untuk menyelesaikan perselisihan melalui musyawarah daripada melalui kekerasan. Kepolisian terus berkomitmen untuk mendukung setiap inisiatif warga yang ingin mengadakan kegiatan positif di lingkungannya. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan humanis dari Polri mampu menyentuh sisi emosional masyarakat dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan karakter bangsa yang cinta damai.
